Ban Nissan Grand Livina

Saya membeli mobil Nissan Grand Livina bulan November 2007 (nomor polisi B 7818 HI) dan selalu mengikuti petunjuk servis. Mobil hanya dipakai di jalan aspal yang hampir seluruhnya mulus di dalam kota Jakarta dan ke Bandung lewat tol dan tak pernah ada keluhan. Pengecekan dan servis selalu dilakukan sesuai petunjuk Nissan Sunter, Jakarta Utara.

Tanggal 22 Agustus 2008 sore mobil dipakai jalan jauh ke Jawa Tengah dengan penumpang empat orang dan di Tol Cikampek Kilometer 39 ban disiapkan dengan tekanan 34 sesuai petunjuk. Keluar tol Kanci menuju Losari di Pantura yang mulus tiba-tiba ban kempes. Saya melakukan penggantian dengan ban cadangan asli dan baru dari Nissan Livina. Antara Brebes dan Purwokerto saya mengupayakan perbaikan ban yang kempes untuk jadi ban cadangan karena perjalanan malam hari.

Ternyata saat diperiksa oleh tukang ban, penyebab ban kempes adalah garis retak/sobekan di posisi lengkungan yang tidak mungkin ditambal tubeless. Tidak ditemukan paku. Dalam keadaan darurat terpaksa ban ditambal dengan cara lama seperti menambal ban sepeda dari bagian dalam. Setelah penambalan ban berhasil angin diisi sampai tekanan 34 sesuai petunjuk. Ban yang bermasalah dilaporkan ke Nissan, tetapi setelah beberapa hari pihak bengkel Nissan (Bapak Ismail dan Bapak Ade) mengembalikan ban dengan menjelaskan tidak dapat diklaim karena sudah ditambal.
BILIATER SINAGA Taman Berdikari Sentosa Blok K-22, Pulo Gadung, Jakarta

Sumber : Kompas

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.

%d bloggers like this: