Keluhan untuk Telkomsel

Saat Idul Fitri yang lalu, saya dikecewakan karena ketidakprofesionalan Telkomsel. Pada Selasa, 30 September 2008, pukul 11.00 WIB, saya datang ke Grapari Telkomsel di Jalan Banda, Bandung, untuk melakukan penggantian kartu yang sebelumnya tidak dapat terdeteksi oleh telepon seluler saya. Dan saat dicek oleh petugas Grapari, ternyata kartu tersebut memang harus diganti dengan kartu baru (dengan nomor yang sama). Oleh yang bersangkutan pula saya diberi tahu bahwa kartu baru ini boleh dicoba diaktifkan di sore hari dan, jika masih belum terdeteksi, harus menunggu hingga waktu maksimal 1 x 24 jam.

Esoknya, 1 Oktober 2008, yang bertepatan dengan hari raya Idul Fitri, saya mencoba mengaktifkan kembali kartu tersebut dengan harapan sudah dapat dipakai. Tapi ternyata hingga pukul 14.00 WIB (setelah lebih dari 1 x 24 jam), kartu tersebut belum aktif juga. Saya sudah mengkonfirmasi masalah tersebut melalui operator Caroline berkali-kali dan ternyata jawabannya sungguh aneh! Saya diharuskan menunggu sampai 4 Oktober, karena saya melakukan aktivasi di waktu libur! Padahal, ketika saya mengganti kartu dan dijanjikan akan aktif maksimal 1 x 24 jam, tidak ada embel-embel keterangan jika saya melakukan aktivasi di waktu libur.

Akhirnya saya mendatangi kembali Grapari Banda pada hari yang sama, (sehingga alasan saya aktivasi di waktu libur tidak terpenuhi) untuk melaporkan secara langsung masalah ini, dan mendapat jawaban yang jauh dari memecahkan solusi. Saya hanya dibuatkan laporan dan diharuskan menunggu hingga Jumat. Jika laporan diterima, saya kembali harus menunggu 1 x 24 jam untuk proses aktivasi kembali karena bagian aktivasi semuanya sedang cuti. Itu artinya saya baru bisa menggunakan kartu tersebut pada Sabtu dan momen Idul Fitri sudah terlewatkan.

Apakah mengaktifkan kartu perdana lebih mudah dibandingkan dengan mengaktifkan kartu baru milik pelanggan lama? Sebab, untuk kartu perdana tidak perlu menunggu hingga 1 x 24 jam untuk langsung dapat digunakan, padahal masih harus registrasi ke 4444. Selanjutnya, jika menilik keterangan petugas aktivasi yang sedang cuti, bukankah berarti kartu perdana pun akan mengalami masalah pengaktifan jika membelinya di hari Idul Fitri ini?

Jika kemudian kartu saya baru aktif setelah 4 x 24 jam, apakah data-data yang dikirim oleh nomor lain dalam kurun waktu tersebut dapat dilanjutkan kepada saya di hari kartu tersebut aktif atau menjadi data tak terkirimkan tetapi Telkomsel tetap mendapat keuntungan dari tarif data tersebut?

Semoga hal ini bisa menjadi pembelajaran bagi Telkomsel untuk dapat lebih profesional dan lebih memiliki kepekaan kepada pelanggan.

Andri Harsil, S.IP.
Pelanggan No. 081322581177

Sumber : Tempo

Post a Comment

You must be logged in to post a comment.

%d bloggers like this: